TGB Dukung Jokowi 2 Periode, Gerindra Kaget Setengah Mati, Demokrat Malah Santai
Loading...
Loading...
TGB Dukung Jokowi 2 Periode, Gerindra Kaget Setengah Mati, Demokrat Malah Santai
Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi menyatakan dukungannya ke Presiden Joko Widodo untuk lanjut dua periode.

Partai Gerindra mengaku kaget setengah mati atas pernyataan TGB tersebut. Gerindra pun menyinggung Ustaz Abdul Somad sebagai sahabat dekat TGB.
“Terus terang, ini agak mengagetkan kenapa Pak TGB tiba-tiba ada di kubu Pak Jokowi. Apalagi kelompok ulama, kan pihak yang sejalan dengan Pak TGB tidak berpihak kepada Pak Jokowi, kan,” ujar anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade kepada wartawan, Rabu (4/7/2018).
“Kita tahu Pak TGB dekat dengan Ustaz Abdul Somad. Ustaz Abdul Somad kan mendukung Asyik dan Eramas. Ini mengagetkan,” lanjutnya.
‘Asyik’ yang dimaksud Andre adalah pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur Jawa Barat Sudrajat-Ahmad Syaikhu. Sementara ‘Eramas’ adalah pasangan cagub-cawagub Sumut, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah.
Ustaz Abdul Somad diketahui pernah hadir di kampanye Eramas.
Andre kemudian mengungkit pilihan politik TGB pada Pilpres 2014. Kendati demikian, Andre tetap menghormati pilihan TGB mendukung Jokowi dua periode.
“2014 TGB kan pendukung Pak Prabowo. Kalau sekarang Pak TGB mendukung Pak Jokowi, itu hak Pak TGB. Kita menghormati, kita menghargai,” sebut dia.
Demokrat Santai, Malah beri selamat
Sementara itu, dari pihak Partai Demokrat hanya memberi selamat kepada TGB atas sikap dukungannya untuk Jokowi.
TGB sendiri merupakan kader Demokrat. Dia duduk sebagai anggota Majelis Tinggi Partai. Hingga saat ini Demokrat mengambil sikap untuk Pilpres 2019.
“Komen dari kami cuma selamat untuk TGB yang telah menyatakan sikap mendukung Jokowi dan kami menghormati sikap itu,” ujar Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP PD Ferdinand Hutahaean kepada wartawan, Rabu (4/7/2018).
Ferdinand mengatakan, sikap TGB tidak ada hubungannya dengan partai. Itu adalah pendirian pribadi TGB.
“Tapi sikap Demokrat hingga saat ini belum diputuskan apa pun,” kata dia.
Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi menyatakan dukungannya ke Presiden Joko Widodo untuk lanjut dua periode.

Partai Gerindra mengaku kaget setengah mati atas pernyataan TGB tersebut. Gerindra pun menyinggung Ustaz Abdul Somad sebagai sahabat dekat TGB.
“Terus terang, ini agak mengagetkan kenapa Pak TGB tiba-tiba ada di kubu Pak Jokowi. Apalagi kelompok ulama, kan pihak yang sejalan dengan Pak TGB tidak berpihak kepada Pak Jokowi, kan,” ujar anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade kepada wartawan, Rabu (4/7/2018).
“Kita tahu Pak TGB dekat dengan Ustaz Abdul Somad. Ustaz Abdul Somad kan mendukung Asyik dan Eramas. Ini mengagetkan,” lanjutnya.
‘Asyik’ yang dimaksud Andre adalah pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur Jawa Barat Sudrajat-Ahmad Syaikhu. Sementara ‘Eramas’ adalah pasangan cagub-cawagub Sumut, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah.
Ustaz Abdul Somad diketahui pernah hadir di kampanye Eramas.
Andre kemudian mengungkit pilihan politik TGB pada Pilpres 2014. Kendati demikian, Andre tetap menghormati pilihan TGB mendukung Jokowi dua periode.
“2014 TGB kan pendukung Pak Prabowo. Kalau sekarang Pak TGB mendukung Pak Jokowi, itu hak Pak TGB. Kita menghormati, kita menghargai,” sebut dia.
Demokrat Santai, Malah beri selamat
Sementara itu, dari pihak Partai Demokrat hanya memberi selamat kepada TGB atas sikap dukungannya untuk Jokowi.
TGB sendiri merupakan kader Demokrat. Dia duduk sebagai anggota Majelis Tinggi Partai. Hingga saat ini Demokrat mengambil sikap untuk Pilpres 2019.
“Komen dari kami cuma selamat untuk TGB yang telah menyatakan sikap mendukung Jokowi dan kami menghormati sikap itu,” ujar Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP PD Ferdinand Hutahaean kepada wartawan, Rabu (4/7/2018).
Ferdinand mengatakan, sikap TGB tidak ada hubungannya dengan partai. Itu adalah pendirian pribadi TGB.
“Tapi sikap Demokrat hingga saat ini belum diputuskan apa pun,” kata dia.
Loading...
Post a Comment