Header Ads

Loading...

Semakin Beringas, Amien Rais Ancam Jihad Pertumpahan Darah Jika Ambisinya Mentok

Loading...
Loading...
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais kembali sesumbar bahkan sudah berbau ancaman yang sangat membahayakan bangsa. Ia benar benar ingin Joko Widodo (Jokowi) tak lagi menjadi Presiden RI di periode mendatang. Dia mengajak Jokowi berduel secara jentle. Kalau perlu pada masanya dengan pertumpahan darah. Mengerikan sekali. Ini bisa kita baca di detik.com




"Jadi saya menantang Pak Jokowi, mari kita bertanding secara fair. Mari kita duel secara jentle. Artinya apa, kita nggak usah jihad dengan fisik, menimbulkan bloodshed, tumpah darah, itu nanti ada masanya, kalau semua mentok saya kira itu perlu. Tapi itu masih jauh, masih ada cara lain, yaitu kita turunkan dengan demokrasi dan konstitusi," kata Amien sebagaimana dikutip detik.com (9/6).

Oh Tuhan. Hal itu diulangi lagi setelah beberapa waktu lalu juga Ia lontarkan pada acara PA 212 yang mengatakan pada saatnya perlu jihad.Kali ini nampak dipertegas lagi. Apa maksudnya pada saatnya perlu jihad fisik ? Setelah kalah dalam pilpres ?

Hal ini diungkapkannya dalam 'Tausyiah Kerakyatan 2019 Indonesia Pasca Jokowi' di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (9/6/2018).

Amien kemudian bicara soal Koalisi Keummatan. Amien mendapatkan pesan dari imam besar FPI Habib Rizieq Syihab untuk menyatukan kekuatan agar Koalisi Keummatan dapat mengalahkan Jokowi.

Sepertinya hal ini puncak dari ancaman Amin Rais yang paling mengerikan dalam konstelasi pilpres 2019. Apakah hal itu bisa ditolerir pak polisi ? 
Loading...

No comments