Header Ads

Loading...

Tagar Ganti Presiden untuk Keselamatan PKS

Loading...
Loading...
Tagar Ganti Presiden untuk Keselamatan PKS

2019 ganti presiden. Tapi siapa yang diusulkan sebagai penggantinya? Tidak jelas. Aneh bukan? Kalau Anda mau ganti ban mobil, Anda sudah punya ban pengganti. Kalau tidak, Anda cuma bisa copot ban, bukan menggantinya.




Tidak sulit untuk memahami kenapa jadi aneh begitu. Karena ini aksi PKS. PKS tidak mendukung Jokowi. Hanya itu yang sudah pasti. Selebihnya, tidak jelas. PKS sekarang sedang dalam perpecahan, antara kubu Hilmi-Anis-Fachri dengan kubu Sohibul.

Untuk bisa bertahan sebagai partai yang lolos electroral threshold saja PKS sudah mengap-mengap. Boro-boro bicara soal siapa calon presiden. PKS tidak dalam posisi menegaskan siapa calon presidennya. Kalau mereka tegas, takut salah dukung. Dukung Prabowo, takut nanti yang muncul sebagai capres adalah Gatot, atau orang lain.

Kalau begitu, kenapa isu ini yang dimunculkan? Lha, mau apa lagi? Apa hal lain yang bisa disodorkan PKS? Zaman dulu mereka bisa mengaku anti-korupsi. Sekarang? Tidak bisa. Presiden PKS jadi terpidana korupsi. Gubernu PKS juga kena. Masih ada lagi politikus lain yang kena.

Mau menonjolkan diri sebagai partai dakwah? Lha, presidennya yang tertangkap korupsi itu ternyata punya bini muda, dan (waktu itu) tidak pakai jilbab. Di berbagai liqo' kader PKS selalu diarahkan untuk cari istri salehah, yang pakai jilbab. Presidennya ternyata tidak melakoni itu.

Setali tiga uang, Gubernur Sumut yang kena kasus korupsi itu ternyata juga akibat dorongan bini muda. Sempurna.

Jadi, apa yang mau disodorkan PKS? Tidak ada. Nah, kalau tidak ada, siapa yang akan pilih PKS? Tidak ada.

Jadi, aksi ini sebenarnya untuk memastikan PKS bisa bertahan. Untuk memastikan si Mardani Ali Sera itu tidak jadi pengangguran di tahun 2019 nanti. Cuma itu saja.

Kang H Idea
Loading...

No comments